![]() |
Desember lalu, kami diundang
ke ulang tahun anak dari teman kami. Dan seperti biasa, namanya anak-anak ulang
tahun, pasti ada goodie
bag. Salah satu isi goodie bag-nya adalah crystal
boll (bukan ball).
Bentuknya kecil-kecil seperti beads dan dipetunjuknya
disuruh direndam terlebih dahulu. Karena rasa penasaran akan benda ini,
maka saya coba bertanya pada Mbah Google apakah benda ini.
Crystal
boll ini sering disebut hydrogel atau banyak yang
menyebutnya water beads. Water beads merupakan suatu kristal polimer yang daya serapnya
terhadap air sangatlah tinggi. Bentuknya sangat kecil, bahkan lebih kecil
daripada makanan ikan. Tetapi saat direndam dengan air, polimer ini dapat
menyerap air hingga besarnya sebesar kelereng. Ternyata water
beads atau hydrogel ini mempunyai banyak
kegunaan, antara lain:
1. Di bidang pertanian, hydrogel digunakan
sebagai pengganti tanah. Bunga atau tanaman hias dapat ditanam dengan
menggunakan media hydrogel. Selain
itu, misalkan kita mempunyai bunga potong, kita dapat menggunakan water
beads sebagai
pengganti air. Cukup letakkan bunga potong tersebut dikumpulan water beads. Maka bunga tersebut tidak
akan cepat layu.
2. Hydrogel atau water
beads dapat
digunakan untuk mengurangi udara kering jika ditempatkan di ruang ber-AC.
3. Hydrogel atau water
beads juga
dapat digunakan untuk aromaterapi dan pengharum mobil.
4. Untuk aktivitas anak, ternyata banyak yang menggunakannya untuk
melatih motorik si anak. Apalagi warnanya yang bermacam-macam dapat digunakan
untuk mengajar anak tentang sorting, menghitung, memindahkan, dan
sebagainya.
![]() |
Kiri: Hydrogel atau water beads sebelum direndam. Kanan: sesudah direndam |
Bulan lalu, saat kakak sedang bosan dengan aktivitas satu tangan, saya pun
mengajak kakak untuk bermain dengan beads ini.
Kami hanya mengambil wadah yang agak besar dan mengisi wadah tersebut dengan
air dalam suhu yang normal. Setelah itu kami meletakkan beads yang ada ke dalam
wadah tersebut dan merendam selama 4 sampai 6 jam hingga beads tersebut
mengembang.
![]() |
Beads yang sudah mengembang |
Setelah membesar, bentuk beads ini
akan seperti bola-bola jelly atau agar. Teksturnya lunak dan jika
dipegang terlalu kencang, maka water beads ini
akan pecah. Pertanyaan pertama adik adalah apakah ini dapat dimakan. Memang
bentuknya menggoda hati untuk memakannya. Kami menggunakannya untuk membuat
beberapa aktivitas.
1. Merangkai menjadi hiasan di dalam toples. Berhubung oma mau ulang tahun,
maka Duo Lynns menaruh water beads ke
dalam tempat transparan dan menyusunnya secantik mungkin. Sampai sekarang
hiasan ini masih berada di bawah.
![]() |
hiasan karya Duo Lynns |
2. Membuat refleksi dengan water
beads. Kami menyorotkan senter ke arah water
beads yang ada, dan ternyata refleksi cahaya di water beads jadi bagus loh.
![]() |
Saat disinari dari bawah |
3. Memindahkan water beads ini
dari satu wadah ke wadah yang lain dengan menggunakan sendok. Hal ini berfungsi
untuk melatih kesabaran anak-anak.
Bagaimana cara merawat hydrogel atau water
beads ini?
Lama kelamaan pastilah
bola-bola ini akan mengecil. Jika sudah mengecil, kita dapat menyemprotkan air
dengan sprayer secara
merata ke bola-bola ini. Airnya jangan terlalu banyak, secukupnya saja. Jangan
sampai ada air yang menggenang di bagian bawah wadah. Bisa juga direndam lagi
hingga bola-bola jelly ini membesar seperti yang kita inginkan dan kemudian
digunakan kembali.
Apakah mainan ini aman untuk anak-anak? Setahu saya asal tidak tertelan
tentu saja aman. Hanya saja jika anak kecil yang memainkannya, sebaiknya
dibawah pengawasan. Selain itu, pilihlah water
beads yang aman. Biasanya water beads yang aman tidak akan luntur saat
direndam dengan air.
Selamat berkreasi dengan water
beads :)
![]() |
Setelah disusun dalam toples |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar