 |
Family Conference 2023
|
Masih ingat cerita kami tentang Family
Conference di Bali tahun lalu? FC pertama setelah dua kali kami online
begitu membekas dihati. Maka di tahun ini, semua keluarga sepakat FC kembali
diadakan. Namun karena hotel di Bali semakin mihil, maka mulailah hunting
tempat dilakukan kembali.
Ada beberapa tempat di Indonesia
yang masuk dalam list tempat untuk FC. Setelah mengingat-ingat, kami menyadari bahwa
FC ini menjadi lebih bermakna karena biasanya sebelum pandemi FC selalu
diadakan di Malaka dan bersama-sama dengan teman-teman homeschooler dari
Malaysia dan Singapore. Maka setelah dilakukan koordinasi dengan team South
East Asia, diputuskanlah FC tahun ini di Malaka di awal Agustus.
 |
Persiapan untuk FC
|
Selama FC ini, kami para orang
tua kembali di recharged dengan banyak hal. Selain live speaker, zoom
bersama team dari US, ada juga video-video yang diputar dan ditonton
bersama. Dan supaya apa yang diikuti tidak lewat begitu saja, ada
diskusi-diskusi yang dilakukan setiap harinya.
 |
Kesaksian dari keluarga Ong
|
 |
Oyster philosophy
|
 |
Sesi tentang fungsi dari rumah
|
 |
Moms' Session, sayang Dads' Session tidak ada fotonya.
|
Tahun ini tema yang diberikan
adalah Everything by Prayer. Tema ini dilandasi ayat dari kitab Filipi 4
: 6. Dalam versi bahasa Inggrisnya dikatakan sebagai berikut: “Be anxious for nothing, but in everything by prayer and
supplication, with thanksgiving, let your requests be made known to God.”
Kata anxious atau kuatir ini nampaknya menjadi suatu hal yang banyak muncul.
Dengan keadaan dunia yang semakin tidak menentu, kekuatiran menjadi bagian yang
selalu ada dalam setiap orang.
 |
Sesi video
|
 |
Zoom session dengan team dari US
|
Namun firman
Tuhan juga memberikan jawaban untuk mengatasi kekuatiran tersebut. Naikkan semuanya
dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Kekuatiran kita tidak dapat
mengubah apapun. Tetapi kuasa doa itu pasti ada. Tinggal kita mau menjadikan doa
tersebut sebagai sesuatu yang utama atau sebagai cadangan.
 |
Anak-anak muda membawakan hasil diskusi mereka.
|
 |
Presentasi hasil diskusi memperkaya setiap keluarga yang ada.
|
Karena peserta di FC bukan hanya
orang tua tetapi juga ada young adult, maka di hari ketiga ada sesi
khusus by zoom dengan tema Freedom from Bitterness. Tema yang
penting, karena seringkali anak-anak muda menyimpan kepahitan untuk hal-hal
yang terkadang memang karena kesalahan mereka juga. Dalam menghadapi masalah,
untuk menjadi bitter atau better merupakan pilihan setiap orang,
kan?
 |
The energetic young adult.
|
Bagian favorit dari setiap FC
adalah saat presentasi. Presentasi
ini bukanlah ajang unjuk kebolehan loh. Tetapi lebih kepada ucapan syukur kami
untuk kasih Tuhan. Melalui presentasi ini, setiap keluarga dibentuk dan
bekerjasama dengan keluarga-keluarga lain.
 |
Memory verse and song presentation from Commit.
|
 |
Presentation from Alert Cadet
|
 |
Testimony from one of the boys.
|
 |
Presentasi dari Indonesia.
|
Untuk pertama kalinya, ada
Student Orchestra and Choir di FC ini. Project yang digagas oleh keluarga Ong
dari Perth ini melibatkan anak-anak yang tersebar di 4 negara peserta.
Latihannya dilakukan masing-masing, berdasarkan partitur lagu yang diberikan. Ada
keraguan di awal-awal karena latihan dengan partitur tidaklah mudah. Tapi puji
Tuhan semua berjalan lancar.
 |
Thanks to David who initiated Student Orchestra and Choir
|
 |
Presentasi ayat dari keluarga Singapore
|
 |
The Secret Place by this faithful family. |
 |
Presentasi dari Malaysia, lagunya buatan mereka sendiri.
|
Di FC tahun ini, kegiatan
anak-anak perempuan dan laki-laki dipisah di hari pertama dan ketiga. Anak-anak
laki-laki kembali mengikuti Alert Cadet Challenge. Anak-anak perempuan
mengikuti Commit, kegiatan indoor. Tentunya si kakak senang karena
banyak aktivitas indoor yang berhubungan dengan kreativitas. Hanya di hari
kedua mereka melakukan outdoor bersama-sama (bagian kesukaan adik).
 |
Tema Alert Cadet kali ini.
|
 |
Masih Day 2, gabungan boys and girls.
|
 |
Day 3, latihan CPR setelah presentasi.
|
Bagian yang tidak kalah penting
dalam FC adalah fellowship alias kulineran. Setelah sekian lama tidak ke
Malaka, secara pertama kali adalah saat tahun 2018 dan setelah itu tidak
datang, maka kemarin kami pun puas untuk hunting makanan, terutama coconut
shake.
 |
Kenyang dan senang
|
 |
Kids and teens
|
 |
Another happy faces to eat together. |
Tidak terasa tiga hari berlalu
cepat. FC yang saat diawal dirasa mustahil untuk dilakukan, semua terlihat
serba tak menentu, ternyata akhirnya berjalan dengan baik. Sesuai dengan tema, Everything
by Prayer, kami betul-betul memulai semua dengan doa. Puji Tuhan, FC
berjalan dengan baik, anak-anak dan orang tua dapat mengikuti setiap kegiatan
yang ada. Dan yang paling kami rasakan adalah kehangatan yang terjalin antara
keluarga-keluarga dari setiap negara. Dan kami sungguh bersyukur untuk setiap keluarga yang
mau terlibat dalam kepanitiaan di tengah kesibukan yang ada.
 |
Fellowship lain yang tidak kalah penting dari kulineran.
|
We’re looking forward to next
Family Conference.
 |
Parents in action
|