Selasa, 26 Mei 2020

5 Tips Learning at Home


Tidak terasa kita hampir memasuki bulan Juni. Ini berarti bahwa PSBB di Jakarta sudah berlangsung dua bulan lebih. Mungkin dari yang kaget karena semua harus dilakukan dari rumah menjadi terbiasa. Atau mungkin juga kebalikannya. Kegiatan kita dan anak-anak sudah mulai menghitung hari kapan PSBB ini berakhir.

Beberapa teman yang biasanya menitipkan anaknya di sekolah pun mulai merasa kewalahan. Mereka merasa pusing dengan kurikulum dan juga pelajaran anak-anak. Apalagi diawal-awal pembelajaran di rumah, orang tua merasa 'dikerjain' oleh guru dengan tugas-tugas yang rasanya membuat pusing. Dan mereka pun bertanya bagaimana kami dapat bertahan menghadapi anak-anak yang belajar di rumah.

Ada 5 tips yang mungkin dapat membantu teman-teman semua saat melakukan pembelajran di rumah. 
1. Tetapkan jadwal.
Saya adalah tipe orang yang senang membuat jadwal dan perencanaan. Dengan adanya jadwal, segala hal menjadi lebih terarah. Demikian juga dengan urusan belajar anak-anak. Untuk anak yang masih kecil, rutin atau jadwal merupakan hal yang penting. Anak-anak pun menjadi lebih tenang jika mereka sudah tahu apa yang akan dilakukan oleh mereka. Oleh sebab itu, kita harus siapkan jadwal agar mereka pun merasa nyaman dan tetap disiplin.

Untuk anak yang sudah mulai besar, akan lebih mudah jika mereka dilibatkan untuk membuat jadwal. Selain melatih mereka menggunakan waktu mereka dengan bijak, mereka pun belajar untuk bertanggung jawab. Dan ini tentu akan memudahkan mereka untuk mengerjakan jadwal mereka. 

2. Persiapkan keperluan mengajar atau belajar di malam sebelumnya.
Saat anak-anak masih kecil, saya terbiasa menyiapkan perlengkapan-perlengkapan untuk belajar semala sebelumnya. Hal ini membantu akan sangat membantu kita di pagi hari. Apalagi untuk mama-mama yang work from home. Jadi kita tidak terlalu sibuk di pagi hari dan dapat mengerjakan urusan yang lainnya.

3. Sesuaikan ekspektasi dengan keadaan di rumah.
Mendidik anak memang melelahkan. Apalagi kalau biasanya kita tahu beres karena mereka belajar di sekolah, lalu sekarang semua harus dikerjakan di rumah. Tetapi, sadarkah kita bahwa kadang rasa lelah yang kita rasakan lebih sering karena ekspektasi kita terlalu tinggi?

Misalkan kita sedang mengajar membaca anak TK (ya, walaupun berdasarkan kurnas anak TK tidak harus bisa membaca, tetapi kenyataannya mereka harus bisa membaca saat masuk SD). Ekspektasi kita dalam waktu 30 menit si anak harus dapat merangkai kata yang terdiri dari 5 suku kata. Tentu hal ini berlawanan dengan kenyataan bukan? Akibatnya kita mulai stres dan senewen karena target kita tidak terpenuhi. Oleh sebab itu kita harus menyesuaikan ekspektasi dengan kenyataan.

4. Jangan berusaha memindahkan sekolah ke rumah
Namanya juga sekolah, pasti banyak fasilitas. Lalu saat anak-anak mulai belajar di rumah, kita berusaha memindahkan semuanya ke rumah. Usaha duplikasi ini pastilah akan susah. Jadi, daripada menduplikat sekolah, lakukan yang kita bisa, sesuai dengan keadaan rumah.

Misalkan saat anak belajar online dengan gurunya, sediakan satu area untuk mereka belajar. Area ini yang penting bersih dan mudah dapat sinyal untuk koneksi. That's it. Kita tidak perlu menyulap satu kamar menjadi satu ruang belajar macam ruang kelas di sekolah. 

5. Beri reward baik untuk kita maupun anak-anak. 
Seperti yang saya utarakan di artikel sebelumnya, setelah sibuk seharian dengan urusan di rumah, adalah hal yang wajar bagi kita untuk mendapatkan reward. Jadi hal yang lumrah untuk kita meluangkan waktu dan menikmati waktu kita.

Untuk anak-anak, mereka juga pasti bosan di rumah terus. kita sebagai orang tua dapat mengadakan kegiatan bersama untuk membuat anak merasa senang ada di rumah. Tidak harus yang wah. Kita dapat membuat kue bersama, nonton bersama sambil makan popcorn, membuat project bersama, dan sebagainya.

Nampaknya perjalanan untuk belajar di rumah masih akan panjang, mengingat corona tidak melihat umur. Bahkan bisa saja belajar di rumah berlangsung sampai akhir tahun ini. Semoga lima tips diatas dapat membantu teman-teman semua untuk tetap tenang saat melakukan pembelajaran di rumah.

Untuk hal-hal lain yang berbau homeschooling dan atau parenting, silakan klik link ini dan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar