Tampilkan postingan dengan label a to z HK Disneyland. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label a to z HK Disneyland. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Mei 2016

Find Your Happily Ever After (Day 2)

Lanjutan dari cerita hari pertama. Hari ini, hari Kamis, adalah hari kelima kami di Hong Kong dan jadwal hari ini adalah ke Disneyland lagi. Sayangnya dari Selasa malam tiba-tiba si kakak badannya hangat. Padahal si kakak badannya lumayan badak, gak gampang sakit. Yang senewen tentu mamanya. Untung selalu bawa tempra saat pergi-pergi.

Rabu si kakak panasnya sudah turun, tapi siang naik lagi. Lalu sore turun lagi. Kamis pagi suhunya lumayan panas, sedangkan tidak mungkin membatalkan pergi ke Disneyland karena mereka sudah tahu mau ke Disneyland hari Kamis. Bersyukurnya kakak sakit pun tetap makan. Akhirnya saya berkata ke si kakak: "Kak, the joyful heart is a good medicine. Do you believe that? (kakak menganggukan kepalanya). Jadi harus happy, kalau happy pasti nanti sakitnya berkurang." Setelah sarapan kami pergi ke Disneyland. Hari itu cuaca kurang bersahabat. Perkiraan suhu 10 celcius, hujan, dang angin yang membuat suhu menjadi serasa 5 celcius. Bersyukurnya kami memakaikan anak-anak heattech dan membawa jas hujan (tetapi mamanya pake sendal jepit flip flop, dingin sekali kaki ini). Anak-anak memakai 4 lapis pakaian supaya tidak kedinginan. Karena HK terkenal dengan anginnya yang kencang. Kami mampir sebentar ke Watson untuk membeli obat batuk herbal untuk jaga-jaga. 

Setibanya kami di Disneyland, kami lumayan kaget. Di tengah hujan yang lumayan deras dan berangin, Disneyland tetap ramai saudara-saudara. Bahkan jauh lebih ramai dibanding hari Senin. Target hari ini adalah naik wahana yang belum sempat dinaiki, menaiki lagi wahana yang diinginkan anak-anak, dan menonton Mickey and The Wondrous Book lagi. Masih belum bosan.

Yang kami incar pertama kali adalah Hong Kong Disneyland Railroad di Main Street USA. Di bagian depan ini juga ada art of animation dan animation academy dan main street vehicle yang akan membawa anda dari depan ke daerah plaza (dekat kastil). Tetapi karena si kakak sedang tidak enak badan, walau sudah tidak panas lagi, kami memilih melewatkannya sambil berpikir pasti akan ke sini lagi...AMIN (langkah iman ceritanya). Kakak tidak seperti anak yang sakit, pecicilan tingkat tinggi. Kami menaiki kereta dari bagian depan Main Street USA dan berhenti di stasiun Fantasy Land. Sepanjang perjalanan, akan ada narasi singkat mengenai area-area yang dilalui.
Main Street USA
Setelah berhenti di stasiun Fantasy Land, hujan sudah mulai berkurang. Mainan yang pertama kali dipilih adalah mad hatter tea cups. Permainan ini diadaptasi dari cerita Alice in Wonderland. Antrian saat itu tidak ada. Kami memilih cangkir yang berwarna pink dan setelah itu bersiap untuk diputar. Tetapi jangan takut, mainan ini lebih kids friendly daripada yang di Jakarta, jadi gak akan buat mabok. Setelah itu anak-anak meminta berfoto dengan Dumbo si gajah terbang. Saat itu baru pukul 11.30,tetapi sudah ada 5 orang yang mengantri untuk foto dengan karakter di Fantasy Garden. Saya mencoba bertanya kepada petugas tentang jam untuk foto bersama karakter. Ternyata jam 12. Maka saya ikut antri dan membiarkan anak-anak naik Carousel bersama papanya.

Ternyata yang mengantri adalah turis dari Jepang. Dan setelah saya mengantri, datang lagi turis dari Jepang. Agak heran sih, kan di Jepang juga ada Disneyland. Ngapain jauh-jauh ke Hong Kong. Berarti ada sesuatu di HKDL yang tidak ada di Jepang. Saat itu angin benar-benar sangat kencang. Akhirnya waktunya  untuk foto bersama karakter. Mickey dan Minnie datang dan Mickey mengantarkan Minnie ke gazebo yang digunakan untuk berfoto. Karena kemarin sudah berfoto dengan Mickey, maka kami memilih berfoto dengan Minnie. Tetapi si adik mau lagi berfoto dengan Mickey, dan karena antrian bisa dianggap pendek, maka kami antri untuk foto dengan Mickey. Yang tidak tahan saat mengantri adalah melihat tingkah orang-orang yang mau foto dengan Mickey, terutama turis dari Jepang. Mereka sangat lebay ekspresif sehingga untuk foto saja ada drama-drama dulu. Padahal angin sudah semakin kencang.

Selesai berfoto, kami makan di Festival of Food. Tiba-tiba hujan deras kembali dan angin lebih kencang lagi. Kakak pun mengeluh kedinginan. Rasanya hari itu penjualan selimut handuk di Disneyland laku keras. Hampir semua orang yang berjalan (kebanyakan dari Filipina dan Indonesia) menggunakan selimut handuk. Mereka datang ke Disneyland menggunakan kaos tipis dan celana pendek, padahal di awal musim semi. Mungkin mereka tidak memeriksa prakiraan cuaca dulu kali ya. Oleh sebab itu, saya sarankan untuk memeriksa prakiraan cuaca sebelum pergi. 

Setelah kakak minum obat, dan semua pergi ke toilet, maka kami memutuskan untuk bermain indoor di Buzz Light Year Astro Blasters. Walau Buzz Light Year adalah tokoh dari Toy Story, tetapi permainannya ada di Tomorrow Land (yang sedang dalam perawatan waktu kami datang di hari pertama). Dan saat kami masuk, tidak ada antrian. Hore...

Permainannya seperti perang bintang di Dufan. Setiap orang diminta untuk menembak musuh dari Buzz Light Year, Evil Emperor Zurg dan kroni-kroninya, dan mengumpulkan point. Berbeda dengan perang bintang yang tembakannya seperti tidak berfungsi sehingga screen untuk nilai kita tidak akan pernah berubah dan pesawat antariksa yang tidak dapat bergerak, di Astro Blasters omnimover space vehicle dapat berputar 360 derajat (sesuka hati kita) dan setiap tembakan yang berhasil mengenai lawan akan mendapatkan point dan dinilai secara kumulatif. Dari nilai yang didapatkan, maka kita akan mendapatkan 'award' sebagai Star Cadet (0 - 1.000 point), Space Ace (1.001 - 10.000), Planetary Pilot (10.001 - 100.000), dan seterusnya. Anak-anak dan saya berhasil mendapatkan award Space Ace dan si papa berhasil sampai Planetary Pilot. Anak-anak meminta untuk main lagi dan karena antrian tidak ada, maka kami bermain sekali lagi dan saya naik pangkat ke Planetary Pilot (Yeay...)

Toy Story Land
Toy Story Land
Saat kami selesai bermain, hujan pun sudah berhenti. Maka kami memutuskan untuk bermain ke Toy Story Land. Permainan di sini lebih untuk anak-anak yang besar, seperti RC Racer (kora-kora versi mobil) dan Parachute Drop. Yang dapat kami naiki hanyalah Slinky Dog. Antrian yang ada pun tidak begitu panjang. Slinky Dog adalah permainan anjing mengejar buntut. Seperti mini roller coaster. Istilahnya sebelum anak-anak bermain dengan roller coaster yang besar, latihan dulu dengan Slinky Dog. Anak-anak menyukainya. Dan kami pun bermain di sini dua kali. 


aktivitas selama 2 hari di HKDL
Begitu selesai, kami melihat ada sedikit antrian di bagian foto bersama. Saat kami datang, yang sedang berfoto adalah Lotso si boneka beruang. Jadi kami langsung bermain. Tetapi sekarang sudah berganti. Kami melihat Woodie dan Jessie sedang berjalan menuju area foto bersama. Maka kami berlari secepatnya dan mendapat urutan ke 5 untuk foto. Saya bersyukur untuk hal yang sangat sederhana ini.

Si kakak ingin sekali berfoto dengan karakter, salah duanya adalah Woodie dan Jessie (kakak selalu bilang dia dan sahabatnya adalah Woodie dan Buzz Light Year sedang adik adalah Jessie), dan dari hari pertama kami ke HKDL si kakak minta untuk foto dengan Woodie. Saya bilang lain kali, kalau ketemu, karena kami tidak tahu jadwal foto bersama dengan Woodie dan saat itu kami datang bersama sepuh-sepuh. Saat itu saya hanya bilang doa saja pas kita ke Toy Story Land bisa ketemu Woodie dan Jessie. Kakak berkata I will. Dan di hari kedua kami ke HKDL, saat kakak tidak enak badan, kakak dapat berfoto dengan Woodie dan Jessie. Tuhan begitu baik pada kakak, bahkan untuk hal yang begitu sederhana. 

Mystic Point
Atas Mystic Manor, Kiri Garden of Wonders, Kanan Freight Depot
Setelah berfoto, kami berjalan menuju Mystic Point. Mystic Point, seperti namanya yang penuh mistik, didisain untuk anak-anak yang sudah besar, supaya bisa menikmati HKDL juga. Tidak ada batasan tinggi dalam permainan di sini, tetapi bagi anak-anak seumur Duo Lynns tentunya bukan permainan yang menghibur mereka. Permainan yang ada di sini adalah Mystic Manor (mengunjungi rumah yang penuh dengan misteri), Garden of Wonders, dan Mystic Point Freight Depot. Sebetulnya kami dapat berfoto-foto di dua tempat yang outdoor diatas, tetapi untuk mengejar parade, kami memutuskan untuk mengunjungi area Grizzly Gulch, sehingga kami hanya numpang lewat. Lain kali, kami numpang foto di sini ya...

Grizzly Gulch
Grizzly Gulch
Bertemakan pertambangan tua, Grizzly Gulch menawarkan permainan-permainan untuk anak-anak besar juga. Runaway mine cars memberikan syarat ketinggian minimal 112 cm bagi orang yang mau bermain. Bentuk permainannya adalah seperti roller coaster juga. Ada permainan air dengan tema geyser. Tetapi kami memilih untuk tidak bermain air, dan memang tidak ada yang bermain air dalam cuaca sedingin ini. Kami hanya mengunjungi Wild West Photo Fun. Mereka sudah berniat untuk foto di sana, karena melihat foto sepupunya saat di sana. Tetapi rasanya obat yang diminum si kakak sudah bekerja, si kakak sudah mulai teler. Sementara si adik makin bersemangat untuk foto di 'penjara' sambil berteriak I'm in jail :D

Setelah foto-foto, kami berjalan kembali memutari Adventure Land menuju kastil Sleeping Beauty untuk melihat parade. Kali ini kami mendapat spot di depan, tetapi sudah mulai gerimis kecil. Crew yang sedang menyiapkan parade berkata parade tetap ada, dan mereka meminta setiap orang untuk mengosongkan area yang akan dilewati. Dan beberapa turis dari Indonesia (karena mereka berbicara dengan bahasa Indonesia) sibuk bolak-balik di area yang harus dikosongkan. Sampai saya dan si papa merasa malu juga melihatnya, sudah sampai di luar negeri kok masih bawa kebiasaan melanggar peraturan di sini.

Parade kali ini dibuat cepat, tidak ada ajakan untuk anak-anak menari bersama. Maka begitu selesai, kami segera menuju Mickey and The Wondrous Book. Antrian juga panjang, dan begitu pintu dibuka semua orang segera mencari tempat duduk. Kali ini kami memilih untuk duduk di tengah.

Berbeda dengan kemarin, ada pergantian penyanyi pria di awal show. Tiba-tiba terjadi kesalahan teknis saat kolaborasi antara Ariel, Rapunzel, dan Merida. Rapunzel yang harusnya keluar bersama rak bukunya tidak muncul di panggung, hanya ada suaranya saja. Maka layar segera turun dan pihak HKDL segera mengeluarkan pengumuman terjadi kesalahan teknis. Bahkan salah saja tetap rapi:D setelah itu show dilanjutkan kembali seperti kemarin. 

Selesai menonton show, kami langsung menuju It's a small world. Kali ini antrian lebih panjang dibanding di hari pertama. Dan kami tak bosan-bosannya melihat boneka-boneka ini, bersih dan cantik. 

Berhubung tadi pagi kami hanya naik kereta setengah jalan, maka kami berpikir untuk naik kereta lagi menuju Main Street USA. Kami menuju stasiun kereta di Fantasy Land. Tetapi kereta baru saja jalan. Maka sambil menunggu, kami mengunjungi Fairy Tale Forest yang tepat di sebelah stasiun. Bertemakan istana para princess, maka akan banyak miniatur istana dan hal-hal yang berhubungan dengan film Disney. Ini merupakan wahana baru yang ada di Fantasy Land. Di salah satu sudut juga ada foto bersama Tinkerbell, tetapi kami memilih tidak berfoto karena sudah mulai gerimis lagi. 
Fairy Tale Forest 
Setelah melihat secara kilat istana-istana yang ada, kami bergegas menaiki kereta. Sampai di Main Street USA, si kakak melihat mobil tua yang biasa membawa pengunjung ke area Plaza. Kakak bilang mau naik, dia sudah teler dan sudah mulai mengantuk. Tetapi jam beroperasinya sudah selesai. Tiba-tiba datang asuk (om om maksudnya) petugas mobil itu. Dia berkata naik saja (bukan bahasa Indonesia ya ngomongnya). What a blessing for us. Lalu dia membawa berkeliling main street saja, tidak ke Plaza. Dan saat kami turun, kami melihat Donald dan Daisy sedang berjalan menuju pelataran salah satu toko. Melihat antrian pendek, maka kami segera ke sana untuk berfoto bersama Donald dan Daisy. 

Foto bersama karakter, walau badannya hangat tetap semangat foto
Selesai berfoto, kami menuju Tomorrow Land untuk makan mango puding (it's a must) dan cake. Isi perut dulu sebelum pulang. Duo Lynns makan puding berbentuk kepala Mickey tersebut dengan cepat, enak sih :). Dibanding hari Senin, hari ini turis Indonesia lebih banyak. Bahkan saya sempat bercakap-cakap dengan salah satu karyawan kantor yang datang bersama teman-teman satu kantornya, kantornya memberikan bonus jalan-jalan ke HKDL. Seru juga bertemu teman sebangsa di negeri orang, walau kami dikira orang lokal. Hehehe

Dalam perjalanan pulang, kami menyempatkan diri mampir ke toko yang ada. Maksud hati nembus toko yang ada supaya tidak terlalu dingin, karena suhu sekitar 5 celcius. Dan hasilnya bukan belanja (terlalu mahal bagi kantong kami, di mangdu jauh lebih murah) melainkan foto bersama poster Mickey dan Minnie. 
Berfoto di hari kedua di HKDL
Si kakak pun mengantuk sekali, dan akhirnya digendong papa. Yang kecil tidak mau ketinggalan. Sebelum tertidur, kami berdiri di MTR sambil menggendong mereka, mereka berkata: "We have to come to HKDL again mom. With my best friend." Doa ya nak.... :) 

Note tambahan: Betul loh sejak masuk Disneyland dan setelah ketiduran di jalan, sampai di apartemen si kakak sehat sampai kami kembali ke Jakarta. Si kakak berkata: "Mama, the joyful heart is a good medicine, and that's true."




Rabu, 04 Mei 2016

Find Your Happily Ever After (Day 1)

Sebetulnya hanya mau nulis tentang tips jalan-jalan ke Disneyland bersama anak-anak, karena banyak orang tua yang clueless kalau bawa anak-anak jalan sehingga seringnya orang tua jalan-jalan tapi anaknya di rumah. Tetapi karena melihat animo pembaca lumayan tinggi (lebay.com), banyak yang penasaran seperti apakah Hong Kong Disneyland dan ada wahana apa saja, dan untuk mengabadikan memori yang ada, akhirnya ada cerita tambahan deh tentang kunjungan ke HK Disneyland.

Tiket yang kami beli adalah tiket 2 days pass. Yang berarti dalam satu minggu, kami boleh mengunjungi Disneyland sebanyak dua kali. Awalnya kami berencana mengunjungi dua hari berturut-turut, Senin dan Selasa. Tetapi setelah melihat jadwal di website, dari Senin sampai Rabu ada jadwal perawatan untuk Bizz Light Year dan Selasa sampai Kamis ada jadwal perawatan untuk Winnie The Pooh. Hmm.... Jadi menimbang-nimbang. Akhirnya diputuskan Senin dan Kamis kami akan bermain di Disneyland. Senin bersama dengan oma opa dan adiknya opa, Kamis hanya kami berempat. 

Senin pagi setelah sarapan, kami segera pergi ke Disneyland. Tahu kan sistem MTR HK di sana bagus sekali. Jadi saya lakukan research jauh sebelum jalan, naik dari stasiun mana, interchange di stasiun mana, berapa lama dan berapa biayanya. Untuk urusan begini, saya paling hobi deh. Dari mana pun kita pergi, ingatlah dengan pasti kita harus ke Sunny Bay dan dari Sunny Bay naiklah kereta yang penuh dengan dekorasi Disney menuju Disneyland Resort. 

Hiasan dalam MTR. Bahkan handle-nya juga kepala Mickey
Sesampai di sana, kami menukar bukti pembelian tiket online via klook.com di automagic machine. Cepat sekali loh prosesnya, tidak usah antri, dan tidak repot.  Dan kami pun disambut oleh dekorasi menggemaskan di bawah ini.

Tema awal musim semi, telur paskah
Saat kami datang, sudah ada antrian yang panjang sekali, ternyata itu adalah antri untuk foto bersama Maikei Mailei Mouse(bahasa kanton Mickey Minnie Mouse). Hampir saja mau ikut antri, tetapi karena antrian sudah ditutup, maka kami langsung berjalan menuju Tomorrow Land. Sementara oma-oma sibuk berfoto dengan dekorasi yang ada. Kebetulan saat kami datang HK Disneyland sedang berulang tahun ke-10, jadi dekorasi Happily Ever After ada di mana-mana dan bagus sekali. Hawanya pun adem, lebih adem dari Puncak sih, sehingga membuat kami bersemangat main. 

Tomorrow Land
Tommorow Land
Ingat cerita saya sebelumnya, HKDL dibagi menjadi enam area permainan. Kami memilih bermain ke Tomorrow Land demi mengejar permainan Autopia. Di Tommorow Land ada 5 permainan, yaitu Autopia, Space Mountain (indoor roller coaster), Buzz Light Year (seperti Perang Bintang), Stitch Encounter (show interaktif), dan Orbitron (piring terbang). Musik luar angkasa menyambut kami saat kami memasuki area ini. Rencananya kami hanya akan bermain autopia dan orbitron, karena persyaratan tinggi adik untuk Space Mountain belum terpenuhi, Buzz Light Year dalam maintenance, dan jam pertunjukkan Stitch Encounter untuk bahasa Inggris masih nanti sore.

Autopia adalah permainan menyetir mobil, dimana anak kecil dapat menyetir sendiri. Biasanya antriannya itu terkenal puanjang dan mainnya hanya 10 menit. Kali ini, antriannya tidak begitu panjang. Ditulis di bagian pintu masuk, waktu mengantri sekitar 20 menit. Langsunglah kami semangat. Dan sepanjang mengantri, saya dan si papa berpikir bagaimana cara mengendalikan mobil kalau anak yang menyetir. Maklum, saat kami berdua ke HKDL, kami tidak main autopia karena antriannya panjang. Si papa berpikir pasti gasnya ada di tengah dan ada jalur untuk menyetir. Dan ternyata betul tebakannya. Injakan gas ada di tengah untuk memudahkan orang dewasa mengendalikan mobil.

Setelah bermain Autopia, maka kami memilih bermain orbitron. Sementara oma-opa-oma sedang sibuk berfoto dengan robot (mereka belum kenalan jadi belum tahu namanya). Antriannya cepat sekali bergerak. Orbitron sama seperti piring terbang di Dufan tetapi semua piringnya dapat dinaiki (kalau di dufan kan keadaannya agak mengenaskan dan banyak yang diberi tanda rusak). Setelah itu, karena si oma bilang antrian foto dengan robot itu pendek, kami bergerak menuju robot tersebut. Karena di bagian yang akan jadi permainan Iron Man, maka oma mengira itu Iron Man. Ternyata fotonya di bagian Buzz Light Year dan robot tersebut adalah orang dalam kostum Buzz Light Year. Rasanya tidak banyak yang tahu sehingga antriannya tidak panjang.

Selesai foto, kami berpikir akan pergi makan siang (kami sudah membeli voucher juga dari klook supaya lebih cepat dan lebih murah). Tetapi ternyata mendekati jam 12 siang, akan ada atraksi perkusi dari alat-alat perkakas. Si oma pun semangat bertepuk tangan mengikuti ketukannya. Sementara Duo Lynns sibuk joget-joget. Dari penampakannya, para pemain perkusi ini adalah Filipinos, HKDL terkenal dengan pekerja Filipina-nya. 
Cool percussion show
Ada beberapa tempat makan yang terdapat di HKDL. Harganya pun berkisar 90 HKD - 112 HKD. Jangan bandingkan dengan kurs Rupiah ya. Kurs Rupiah memang jauh bedanya, tetapi namanya juga theme park. Harga makanan di sini memang tidak sopan, padahal tempat-tempat dengan harga segitu merupakan tempat yang terhitung murah di sini. Saya sih tidak berani melongok yang fine dining by Maxim. Pasti jauh lebih mahal. Tapi jangan khawatir, porsi makanannya besar loh. Satu porsi bisa untuk satu dewasa dan satu anak. Kalau buat orang yang makannya banyak sih, pasti puas makan disini. Kami memilih makan di Festival of Food di area Fantasy Land. Makanan di Festival of Food merupakan makanan khas Hong Kong, mie dan nasi. Dan supaya tidak rugi, kami pilih menu yang paling mahal (kan pakai voucher). Si oma berkata rasa makanannya enak banget, memang harga tidak berbohong. Selesai makan, karena kami sudah berada di area Fantasy Land, maka kami memilih main di Fantasy Land dahulu sebelum berpindah ke Adventure Land.

Fantasy Land
Fantasy Land
Permainan di Fantasy Land seperti permainan yang selalu ada di setiap theme park, seperti carousel, Dumbo si gajah terbang, Mad hatter tea cups, Winnie the Pooh, It's a small world, dan 4D show Mickey's phillar magic. Di Fantasy Land juga ada musical show yang baru Mickey and the Wondrous Book. Di sini juga ada dua taman, Fantasy Garden tempat berfoto bersama tokoh Disney dan Fairy Tale Forest (atraksi baru dan kami belum pernah ke sini). Karena kami akan berkunjung lagi hari Kamis, maka kami memilih mainan yang bisa dinaiki bersama oma-opa-oma (adiknya opa). Sebelumnya kami mampir ke Winnie the Pooh untuk mengambil fast pass. 

Setelah itu, kami menuju ke it's a small world. It's a small world itu seperti istana boneka, tapi jauh banget bedanya. Di sini setiap boneka terawat dengan baik, bersih, tidak ada sarang laba-laba. Tidak spooky deh. Rasanya senang melihat miniatur dunia melalui boneka-boneka ini. Bahkan setelah selesai adik meminta lagi untuk masuk. Kamis saja ya nak. Kami memilih menaiki carousel sambil menunggu jam untuk Winnie the Pooh. Maksud hati biar si opa bisa ikut main, tapi ternyata opa memilih menunggu di luar untuk menonton kami bermain. Antrian memang ada, tetapi cepat bergeraknya. Lucunya, saat saya naik carousel di Dufan, saat carousel berputar ada bunyi cit cit, seperti besi mau copot. Tapi di sini bunyinya tidak ada. 
Jujur....saya tidak mengajarkan gaya-gaya ini loh
Setelah itu kami menuju Winnie the Pooh. Dengan menggunakan fast pass, kami masuk melalui jalur khusus. Di dalam disediakan kereta berbentuk kendi madu atau honey pot. Setiap honey pot dapat diisi maksimal 2 orang. Lalu honey pot ini akan berjalan ke dalam mimpinya Winnie, mengikuti setiap mimpinya tentang honey pot. Sepanjang lintasan akan ada gujlakan, angin, dan putaran. Seru deh. Yang saya kagum perpindahan antar bagian dalam mimpi Winnie itu sangat halus dan dekorasi seperti nyata. Karena Duo Lynns mau lagi, dan karena Kamis Winnie the Pooh dalam maintenance, maka kami mengambil fast pass lagi.Sayang anak...sayang anak. 

Tidak terasa waktu sudah hampir pukul 15.00. Waktunya Fantasy Parade. Kami bergegas menuju ke depan kastil Sleeping Beauty untuk melihat. Karena terlambat datang, maka tempat bagian depan sudah penuh dengan orang. Terpaksa saya mengangkat si adik ke atas pundak saya dan si papa mengangkat si kakak ke atas pundaknya. Salut saya dengan pengamanan yang dilakukan HKDL terhadap crew yang bertugas dalam parade. Setiap crew yang berdiri di atas panggung berjalan digaet dengan gaetan besar di bagian belakang kostum dan digaetkan ke tiang terdekat. Hal ini untuk mencegah resiko kecelakaan. Kalau di Indonesia kan tingkat safety itu nomor sekian. Pada saat panggung Mickey berhenti di depan kami, mereka mengajak anak-anak untuk menari bersama. Sayangnya Duo Lynns susah untuk diturunkan. Jadi mereka tidak ikut menari. 
Fantasy Parade
Setelah selesai parade (sengaja kami pilih di bagian depan kastil supaya begitu selesai bisa langsung kabur untuk main lagi), kami berencana untuk langsung ke musical show Mickey. Tetapi saat melalui Fantasy Garden, antrian untuk foto dengan Mickey tidak begitu panjang. Akhirnya kami ikut mengantri dan memilih menonton Mickey show di jam berikutnya. Otomatis tiket fast pass untuk Pooh juga harus diambil ulang, karena waktunya bareng dengan nonton show. Setelah berfoto, kami berpindah ke Adventure Land. 
candid Mickey saat berganti orang
Adventure Land
Adventure Land
Adventure Land mengambil tema seperti hutan. Di Adventure Land ada Lion King Show yang sangat bagus dan keren, sayangnya saat kami datang tidak ada shownya, ruangannya dalam perawatan dan mungkin pemainnya sedang liburan. Di Adventure Land ada empat wahana yang dapat dikunjungi, yaitu Jungle Cruise, Raft to Tarzan's house, Tarzan's Tree house, dan Liki Tikes (permainan air outdoor). Kami memilih naik perahu di Jungle Cruise.

Di sana disediakan 3 jenis perahu, yaitu perahu dengan guide berbahasa Inggris, perahu dengan guide berbahasa Kanton, dan perahu dengan guide berbahasa Mandarin. Kami mengambil yang berbahasa Inggris walau antriannya lebih panjang dari yang lain (daripada tidak ngerti mereka ngomong apa). Berdasarkan review yang pernah saya baca, perahu ini akan membawa kita berkeliling sungai buatan mereka dan ditengah-tengah kita akan melihat hewan-hewan. Bahkan bisa saja kita disemprot oleh gajah yang sedang main air. Hewan-hewan ini bukan hewan asli, tapi mirip sekali dengan hewan asli. Saya sudah mengajak anak-anak untuk tidak duduk di pinggir perahu, daripada basah. Kami duduk di bagian depan, dekat dengan guide-nya. Saat bertemu gajah yang sedang mandi, si kakak langsung berkata: "oh no, I don't want to get wet." Untungnya guide kami dengan baik hati menghindarkan kami dari air. Sedangkan perahu di belakang kami sengaja lewat saat gajahnya menyemprotkan air.
Anak gajah yang bermain air di rumah tarzan
Setelah itu, kami naik getek raft menuju Tarzan's tree house. Jangan takut, raft-nya ada pengaman kok. Cuma bau dieselnya kencang. Sampai di sisi rumah Tarzan, kami dan oma (adiknya opa) naik ke rumah pohon. Sementara oma dan opa menunggu di bawah. Dari bawah sampai ke atas ada sekitar 80 anak tangga. Sepanjang jalan naik, kami melalui ruang-ruang yang dibentuk seperti dalam cerita Tarzan. Setelah sampai atas, kami turun kembali dan di bagian bawah ada perkakas yang dapat dijadikan perkusi. Duo Lynns sibuk memainkan perkakas tersebut, sambil bergantian dengan anak lain. Sementara ada satu anak yang tidak mau berbagi sama sekali. Hm...siapa bilang anak homeschooling tidak dapat bersosialisasi, buktinya survive tuh di luar. Hehehe (promosi sedikit).
Tarzan saat dilukis Jane
 Setelah dari Adventure Land, kami bergegas untuk kembali ke Fantasy Land untuk menonton 4D show Mickey's Phillar Magic. 4D show ini bercerita tentang Donald Bebek yang tongkat Mickey dan jadi masuk ke dalam petualangan-petualaangan bersama tokoh Disney. Diakhiri dengan Donald yang masuk ke tembok di belakang kita, dan pantat boneka Donald yang nyangsang di tembok, membuat semua orang terpingkal-pingkal. Setelah itu kami mengejar jam untuk bermain Winnie The Pooh. Masih dengan memanfaatkan fast pass, kami langsung menuju jalur khusus fast pass. Dan setelahnya, kami menaiki Dumbo, the Flying Elephant. Kayak gajah beledug gitu, cuma lebih terawat. Hehehe

Setelah selesai, kami cepat-cepat menuju Mickey and The Wondrous Book. Pertunjukkan masih 30 menit lagi, tetapi antrian sudah mengular. Saat pintu dibuka semua orang bergegas masuk untuk mencari spot yang bagus. Mickey and The Wondrous Book ini baruloh. Sebelumnya musical show yang ada adalah Golden Mickey. 

Wondrous book berkisah tentang penemuan buku besar oleh Mickey dan Goofy, bertema story comes alive when you turn the page. Lalu tiba-tiba Olaf keluar dan merasa bahagia karena dapat menikmati musim panas, Olaf kan snowman. Dalam rangka menyelamatkan siu pak (bahasa kanton yang berarti kecil putih) Olaf, sebelum lumer, Mickey masuk ke dalam buku untuk mendapatkan halaman yang tepat supaya Olaf bisa kembali. Di tengah perjalanannya, Mickey bertemu dengan cerita 7 kisah Disney yang menjadi nyata. Pertama Mickey bertemu dengan Baloo dan King Louie dari Jungle Book. Setelah itu Ariel the Little Mermaid, Merida the Brave dan Rapunzel dari Tangled. Kolaborasi ketiganya sungguh bagus. Lalu Genie, Abu, Aladdin, dan Jasmine dari Aladdin, Tiana dan Louis dari The Princess and The Frog, dan diakhiri bertemu dengan Anna dan Elsa dari Frozen. 
Mickey and The Wondrous Book, courtesy of HKDL
Setelah menonton, dua-duanya sama-sama bagus. Golden Mickey terlihat lebih klasik, bertemu dengan semua karakter lama Disney seperti Donald, Daisy, Goofy, Pluto, Minnie dan Mickey. Sedangkan Mickey and The Wondrous Book terlihat lebih atraktif. Mereka memasukkan tokoh-tokoh dalam film Disney yang baru, kemudian memadukan dengan teknologi yang ada, animasinya pun keren banget.  Show ini berlangsung sekitar 30 menit. Saat kami keluar, jam 18.30, suasana diluar sudah dipenuhi dengan lampu-lampu.

Untuk mengejar Night Parade jam 19.30, kami memilih makan di Starline Diner di area Tomorrow Land. Makanan di sini adalah fast food seperti burger, dan disediakan nasi juga. Kami memilih burger dan makan secepat kilat, supaya bisa dapat spot yang bagus untuk melihat. 

Night parade dengan tema Disney Paint the Night berisikan parade tokoh-tokoh Disney dalam balutan lampu-lampu. Bahkan sampai bulu mata palsunya pun lampu. Kali ini anak-anak dapat spot paling depan, dan oleh petugasnya diberitahu jangan keluar dari garis di paling depan. Lucu juga melihat anak-anak dapat berinteraksi dengan semua orang, in English. Karena anak-anak berkata ya, maka petugasnya memberikan sticker. 
Disney Paint the Night, courtesy of HKDL
Selesai night parade, dan karena pertunjukan kembang api akan dimulai pukul 20.15, maka kami duduk di area depan kastil Sleeping Beauty. Begitu duduk, langsung terdengar bahasa-bahasa yang familiar. Rupanya banyak juga orang Indonesia yang jalan-jalan saat itu. Di sekeliling kami pun banyak anak kecil, bayi, dan orang tua yang batuknya parah. Bahkan ada yang batuk ke depan si kakak tanpa ditutup. Mamanya melotot deh. Hehehe. Untungnya firework segeta dimulai. 

Firework dengan tema Disney in the Stars sungguh spektakuler. Permainan proyeksi pada kastil sungguh rapi. Belum lagi ditambah kembang api dan musik. Romantis Cantik banget. 
Fireworks Disney in the Stars, courtesy of HKDL
Setelah selesai, kami bergegas mencari toilet dan berjalan ke pintu gerbang Disney. Jangan takut pulang malam di Hong Kong. Aman dan MTR sampai jam 12 malam kok. Selesailah hari pertama kunjungan kami. Si adik berkata besok ke sini lagi ya mama. Dan si kakak pun cepat-cepat berkata iya, kita harus ke sini lagi, but don't forget to go with my best friend. Mereka pikir baru bisa ke sini lagi jika ada liburan lagi. Mereka belum tahu kalau hari Kamis bakal bermain lagi di HKDL.
Sambil berjalan pulang melihat miniatur di depan toko-toko di Main Street USA
Bersambung di Day 2




See also
Belajar dan bermain di Seoul Children Museum
Berkunjung ke Hello Kitty Cafe
Tips berkunjung ke Disneyland
Find your happily ever after day 1
Find your happily ever after day 2
Field trip to Taman Safari
Field trip to Seaworld Jakarta